Laman

Souvenir Jogjaku

Souvenir Jogja, Souvenir Pernikahan, Souvenir Jogja Murah, Souvenir Grosir, Produsen Souvenir Jogja, Souvenir Unik, Jogja Souvenir, Souvenir Kasongan Bantul Murah, Souvenir Khas Jogja

Kamis, 28 April 2016

Souvenir dan Pengrajin Gerabah Kasongan Jogja

Berlibur ke Kota Jogja tak akan lengkap rasanya apabila belum membeli oleh-oleh khas dan menghampiri Pengrajin Gerabah dan Souvenir Kasongan dari kota tersebut. Beragam tanda mata unik dari kota yang juga berjuluk Kota Pelajar tersebut dapat kita peroleh, mulai dari kaos bertuliskan atau bergambarkan Jogja hingga kerajinan berupa gerabah. Khusus untuk kerajinan gerabah ini, ada satu daerah tujuan wisata di Jogja yang secara khusus menyediakan aneka gerabah. Nama daerah itu adalah Kasongan, tepatnya berlokasi di kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Jogjakarta. Pengrajin Gerabah dan Souvenir Kasongan juga telah memiliki penggemarnya tersendiri karena nilai sejarah serta seninya yang tinggi. Tempat ini secara tepat terletak di pedukuhan Kajen yang termasuk desa Bangunwijo. Letaknya sekitar enam kilometer dari arah alun-alun utara Jogjakarta menuju ke selatan. Keunikan Kasongan tak terlepas dari sejarahnya yang panjang, unik dan berliku.
Souvenir Khas Kasongan
Souvenir Khas Kasongan

Kasongan sendiri pada awalnya adalah tanah persawahan yang dimiliki oeh penduduk desa di Jogjayarta bagian selatan. Di masa penjajahan Belanda, pernah ditemukan seekor kuda di daerah ini. Kuda tersebut ditemukan dalam keadaan mati dan diperkirakan milik seorang reserse Belanda. Pada masa penjajahan tersebut, warga pemilik tanah merasa takut dan melepaskan hak atas tanah. Ia bahkan tak mengakui tanah tersebut sebagai miliknya. Ketakutan yang sama dialami oleh penduduk lain di sekitarnya yang juga memiliki sawah. Mereka pun turut melepaskan hak atas tanahnya. Banyaknya tanah yang bebas membuat penduduk yang lain mengakui hak atas tanah tersebut. Mereka inilah yang akhirnya beralih profesi menjadi pengrajin keramik. Pada awalnya, mereka hanya sebatas mengempal-ngempalkan tanah sehingga tidak pecah jika disatukan. Tanah itu pun awalnya hanya digunakan sebagai mainan anak-anak. Akan tetapi berkat ketekunan serta tradisi turun temurun, Kasongan justru berubah menjadi sebuah desa wisata dan menghasilkan souvenir Jogja Kasongan yang khas serta banyak diburu.

Kemajuan Desa Wisata Kasongan semakin pesat pada tahun 1971 sampai dengan 1972. Pada saat itu, Sapto Hudoyo, seorang seniman yang cukup besar dan terkenal asal Jogjakarta, membantu untuk mengembangkan potensi desa wisata ini. Caranya ialah dengan membina masyarakat yang ada di dalamnya untuk memberi sentuhan seni serta komersil pada desain kerajinan yang mereka buat. Dengan cara ini, kerajinan gerabah tidak akan memiliki kesan yang membosankan serta monoton, akan tetapi memiliki nilai seni serta ekonomi yang lebih tinggi. Kerajinan keramik di desa Kasongan ini mulai dikomersilkan dengan skala yang besar pada tahun 1980 oleh pihak Sahid Keramik. Souvenir Jogja Kasongan hingga kini masih menjadi ikon kerajinan gerabah yang terkenal dari Jogjakarta. Popularitas Kasongan tak hanya sekedar di wilayah Indonesia saja namun telah merambah beberapa negara lain di luar Indonesia.

Pengrajin Gerabah Kasongan

Pengrajin Gerabah Kasongan
Pengrajin Gerabah Kasongan

Hasil kerajinan yang terkenal dari Kasongna umumnya adalah guci dengan motif yang beragam, mulai dari motif naga, bunga mawar, burung merak dan lain sebagainya. Ada pula pot dengan berbagai ukuran, mulai dari ukuran kecil sampai dengan setinggi bahu orang dewasa. Terdapat pula aneka souvenir Jogja Kasongan, hiasan dinding, pigura atau frame foto, hingga perabotan seperti kursi serta meja. Produk dari Kasongan kian berkembang dan kini telah tersedia pula bunga tiruan yang terbuat dari daun pisang, perabot berbahan bambu hingga aneka macam topeng. Souvenir di Kasongan tak hanya terbatas pada kerajinan gerabah tapi juga aneka souvenir lainnya dengan bahan pembuatan bervariasi. Namun, produk unggulan dari Kasongan tetaplah kerajinan gerabah yang begitu ikonik dan banyak dicari. Hasil kerajinan dari Kasongan juga terbukti memiliki kualitas yang bagus. Beberapa produknya telah diekspor sampai ke Amerika dan Eropa. Desa ini juga kerap dikunjungi oleh wisatawan, baik wisatawan domestik maupun mancanegara. Ada yang membeli kerajinan gerabah di Kasongan sebagai tanda mata atau hanya sekedar melihat-lihat saja.


Pembuatan Gerabah Kasongan

Pengrajin Gerabah Kasongan

Jika kita berkunjung ke desa wisata ini, maka kita akan menemui deretan rumah-rumah galeri atau show room yang khusus menawarkan aneka barang kerajinan berbahan gerabah. Bentuknya sangat unik, seperti guci, lampu hias, pot bunga, miniatur aneka alat transportasi seperti becak, mobil dan sepeda, patung, tas hingga souvenir Jogja Kasongan untuk pengantin. Salah satu dari beberapa patung di Kasongan yang dinilai legendaris adalah Loro Blonyo. Patung ini berbentuk sepasang pengantin. Konon, masyarakat setempat percaya bahwa patung ini bisa memberi keberuntungan apabila diletakkan di dalam rumah. Kita bisa menemukan patung ini dengan pose yang berbeda-beda. Patung Loro Blonyo sendiri pertama kali diperkenalkan di Galeri Loro Blonyo. Tertarik membeli souvenir Jogja Kasongan atau mendatangi tempatnya secara langsung? Beberapa galeri secara khusus menawarkan kursus singkat agar pengunjung bisa membuat gerabah atau melihat proses pembuatannya. Jika ingin menuju desa wisata ini, berangkatlah dari Jogjakarta dan pergi ke arah selatan sampai menemukan perempatan bernama Dongkalen.

Back To Top